Tag Archives: bola indonesia

Barito Putera Membuat Kejutan Setelah Tahan Perseru Badak Lampung

Pelan namun pasti akhirnya Barito Putera bisa bangkit dengan pasti. Rizki Pora dan kawan-kawan mulai berhasil mendulang poin kemenangannya. Lewat pertandingan 1xbet Jumat, 5 Juli 2019 tadi, mereka berhasil menahan Badak Lampung yang merupakan tuan rumah dengan skor 3-3 di klasemen pekan ketujuh Shopee Liga 1 2019 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.

Raihan poin tersebut tentu tidak bisa lepas dari pelatih baru, Yunan Helmi. Ini merupakan tampilan epik kali kedua dari impresif Barito Putera yang kedua kalinya semenjak Yunan menggantikan Jcksen Tiago yang mengundurkan diri. Yunan Helmi langsung memimpin LASKAR ANTASARI dengan mengondol angka di kandang PSIS Semarang pekan keenam silam dengan skor imbang 0-0 pada 30 Juni 2019.

Yunan Helmi berkata jika pemain memang bermain bagus sesuai strategi yang sudah ia siapkan sebelumnya. pertandingan hari itu sangaty menarik dan kami  bisa saling membahas gol dengan tim tuan rumah. Pelatih yang juga merupakan asisten pelatih timnas U 23 tersebut juga menilai jika proses saling mengejar poin yang ada menjadi bukti spirit dan juga mental bertanding skuat Barito yang sudah mulai pulih akibat luka lamanya.

Laga tersebut menjadi bukti keganasan kembali striker senior Samsul Arif Munip setelah ia belum mampu lima pekan menyumbangkan gol untuk tim kesayangannya tersebut. Dimana striker tersebut di pertandingan melawan Badak Lampung tesebut berhasil mencetak dua gol sekaligus, yakni ,menit yang ke 13 dan 45.

Samsul Arif berkata ini adalah berkat bantuan semua teman yang bergabung dalam Barito Putera yang akhirnya mau bertekad untuk bangkit dan bermain dengan sebaik mungkin. Ia mengakui bahwa merebut poin memang tidak semudah yang dibayangkan. Namun dengan kebersamaan yang ia lalui bersama teman dan juga keyakinannya bersama teman akhirnya menjadi modal terbaik untuk mencetak gol.

Perseru Badak Lampung Tidak Berhasil Mengalahkan Barito Putera

Akhirnya Perseru Badak Lampung memang harus puas dengan hasil bermain di malam ini dengan skor 3-3 melawan Barito Putera di Stadion Pemuda, Lampung, Jumat. Meskipun gagal mengalahkan tim tamu, Jan Sarragih selaku pelatih memberikan apresiasi yang sangat besar untuk anak buahnya tersebut. Khususnya kinerja pemainnya yang lebih dari apa yang ia prediksi sebelumnya.

Dalam laga tadi, kedua tim memang memberikan perlawanan yang begitu sengit. Tidak heran permainan keduanya memang sangat agresif dan kejar-kejaran poin terus terjadi selama 90 menit pertandingan. Pertandingan ini tentu membuat riuh penonton pendukung kedua tim sangat terasa. Bagaimana tidak, kedua tim kesayangannya tersebut beradu keringat untuk menentukan mana yang terbaik dan berhasil membawa poin kemenangan.

Gol Tercipta Untuk Kedua Tim

Gol yang diciptakan oleh Perseru Badak Lampung disumbangkan oleh Fransisco Torres di menit yang ke 35 dan juga Fernandhinho di menit yang ke 38. Kedua gol awal tersebut tercipta di menit pertandingan babak pertama. Sedangkan dipihak Barito Putera golnya diciptakan oleh Samsul Arif di menit yang ke 13 dan juga Syahria Mustofa di menit yang ke 51.

Gol yang diciptakan oleh Syahria Mustofa ini adalah gol bunuh diri. Jan Saragih menambahkan jika ia mengerti bahwa hasil pertandingan tersebut memang belum maksimal. Namun ia memberi apresiasi yang begitu besar kepada semua staf dan juga pemain yang mendukung pemain di hari ini. hasil pertandingan hari ini adalah hasil komitmen dari tim dan juga semua staff. Jadi tidak heran jika Jan Saragih cukup puas dan memberi apresiasi yang tinggi.

Selanjutnya, Jan Saragih juga meminta supporter untuk berada di barisan yang ideal alias harus terus bersabar. Mantan pelatih Persija Jakarta tersebut juga menambahkan ia akan berjanji memberikan yang terbaik dengan cara memperbaiki semua permainan timnya. Selanjutnya ia juga berharap agar jalur kemenangan untuk timnya terus dipermulus ke depannya.

Tentu saja ia juga menambahkan persiapan tersebut tentu saja juga membutuhkan waktu yang tidak sedikit agar kesalahan yang ia lakukan juga bis diperbaiki semaksimal mungkin. Hasil pertandingan ini membuat Perseru Badak Lampung naik satu peringkat ke posisi 10 dengan raihan poin sebanyak tujuh poin. Dibabak yang selanjutnya, nampaknya Badak Lampung harus ekstra hati-hati. Pasalnya ia harus menantang tim Persipura Jayapura di 9 Juli 2019 nanti.

Hasil pertandingan Perseru Badak Lampung Belum Konsisten

Meskipun Jan Saragih memberi apresiasi yang cukup besar, namun tetap saja pelatih tersebut sangat menyayangkan hasil imbang dari pertandingan timnya tersebut. Menurutnya, ada skema permainan yang sayangnya tidak bisa dikembangkan dengan untuk laga tersebut. Ia menambahkan skema yang ia ciptakan tadi ada yang berjalan dengan baik.

Namun ada juga yang berjalan tidak sesuai harapan. Ia menambahkan hanya masalah waktu saja yang membuat pertandingannya tidak bisa sesuai dengan harapan yang ia inginkan. Raihan pertandingan yang imbang melawan Barito Putera tersebt menjadi kali pertama yang diraih oleh Perseru Badak Lampung. Sebelumnya Abdul Rahman Lestaluhu meraih dua kemenangan dan empat kali kekalahan.

Drama 6 Gol Yang Membuat Barito Putera Bisa Mengimbangi Perseru Badak Lampung

Statusnya menjadi tim tamu tidak lantas membuat Barito Putera harus bermain dengan tertekan atas tuan rumah Perseru Badak Lampung. Laskar Antasari tersebut langsung berhasil membuka keunggulannya dengan aksi yang dilakukan oleh Samsul Arif. Dimana ia melepaskan tendakan yang mampu merobek hawang Perseru Badak yang dikawal oleh Daryono

Gol tadi akhirnya membuat Badak Lampung mulai terusik dan bermain dengan sedikit tertekan. Di menu yang ke 35, publik tuan rumah akhirnya bergemuruh karena menyambut gol yang diciptakan oleh Fransisco Wagsley. Tiga menit berselang setelah gol tersebut, Perseru Badak Lampung berbalik unggul karena tendangan Fernandinho masuk gawang Barito Putera.

Menjelang berakhirnya babak pertama, tepatnya di tambahan waktu menit ketiga, Barito Putera berhasil mencetak gol sebagai penyeimbang. Samsul Arif lagi-lagi menjadi eksekutor untuk gol kedua tersebut. Memasuki babak kedua, Barito Putera mengambil inisiatif menyerang dan bisa mencetak gol di menit ke 53 melalui gol bunuh diri yang dilakukan oleh Syahria Mustofa.

Pertandingan tambah sengit memasuki menit ke 67. Wasit menunjuk titik warna putih sebagai pelanggaran berat dan kotak yang terlarang. Fransischo Wagsley sebagai eksekutor berhasil menambah gol dengan baik.

Kembalinya Sang Predator Gol, David Da Silva ke Surabaya

Brasil merupakan salah satu negara penghasil pemain sepak bola kelas dunia. Mulai dari Pele, Ronaldo Nazario, Ronaldinho, Rivaldo, Kaka, dan Neymar merupakan pemain dengan skill tingkat tinggi. Terlepas dari nama-nama tenar tersebut, banyak juga pemain Brasil lain yang mencoba peruntungan untuk merumput di sepak bola Asia Tenggara termasuk di liga Indonesia.

Salah satu pemain Brasil yang mencoba peruntungan bermain di liga Indonesia adalah David da Silva. Persebaya adalah klub yang beruntung mendapatkan servis dari pemain Brasil tersebut. Pada musim pertamanya, David da Silva tampil cukup menjanjikan selama musim kompetisi liga Indonesia berlangsung akan tetapi pada akhir musim dia memilih hengkang dan bergabung dengan klub di luar Indonesia.

Perjalanan Karir David Da Silva

Pada awal kedatangan David da Silva ke Indonesia, dia bermain untuk membela tim Bhayangkara FC pada turnamen pra musim. Pada turnamen tersebut penampilan David bersama Bhayangkara FC bisa dibilang tidak terlalu gemilang. Tak kunjung menemukan performa terbaiknya, pihak manajemen Bhayangkara FC memutuskan untuk tidak memperpanjang lagi kontrak pemain kelahiran Sao Paolo tersebut.

Tidak perlu menunggu waktu yang lama bagi David da Silva untuk mendapatkan klub baru. Persebaya Surabaya selaku tim promosi melihat potensi pada diri David da Silva sebagai juru gedor dan langsung menyodorkan kontrak untuk mengarungi liga 1 musim 2018. Pada musim tersebut David mampu melesakkan 20 gol akan tetapi dia memutuskan untuk meninggalkan klub pada akhir musim kompetisi.

Sebelum bermain untuk klub liga Indonesia, David da Silva pernah merintis karir di negara-negara lain. Beberapa tim yang pernah Ia bela adalah tim Al Khor yang bermain di liga utama Qatar. Pada musim tersebut, David da Silva berhasil mencetak 11 gol. Selain itu, David da Silva juga pernah berkarir di liga profesional Malta dengan membela tim Birkirkaka FC sebagai tim pertama yang ia bela dalam karirnya.

Persebaya Merekrut Kembali David Da Silva

Setelah kepergian David da Silva, Persebaya Surabaya segera mencari pengganti yang sepadan. Amido Balde menjadi rekrutan klub Bajul Ijo untuk mengisi kekosongan posisi striker asing sepeninggal David da Silva. Pada turnamen pramusim bisa dibilang Balde berhasil tampil cemerlang hingga mengantar Persebaya Surabaya mencapai final. Namun cedera dan indisipliner menjadi titik lemah dari Balde.

Pada Liga 1 musim ini Persebaya memang telah mendapatkan striker Manu Jalilov yang memiliki kualitas mumpuni. Namun apa hendak dikata, dalam beberapa laga awal liga Persebaya banyak mendapatkan hasil minor baik laga kandang atau laga tandang. Hingga pada akhirnya pihak manajemen membuat keputusan mengejutkan untuk mendatangkan kembali David da Silva untuk menjadi juru gedor tim bajul ijo.

Kecintaan David Da Silva Pada Surabaya

Berlabuhnya David da Silva ke Persebaya Surabaya seperti menjadi sebuah kado yang indah untuk ulang tahun Bonek yang ke 92. Seperti yang diketahui, David da Silva merupakan salah satu pemain yang paling dicintai dan dirindukan oleh kelompok suporter klub Bajul Ijo tersebut. Hal itu tak terlepas dari penampilan gemilang yang ditunjukan David pada musim pertamanya membela Persebaya Surabaya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh David da Silva kepada para pendukung setia Persebaya Surabaya. David mengaku meskipun ia telah pergi memperkuat tim asal Korea Selatan, namun hatinya akan selalu dekat dengan klub asal Surabaya tersebut. Kedekatan David da Silva dengan suporter Persebaya Surabaya juga dapat terlihat dari instagram pribadinya yang masih sering dikunjungi oleh pada Bonek.

David juga mengungkapkan bahwa ucapan ulang tahun kepada klub Persebaya Surabaya mendapatkan banyak respons yang positif dari pendukung dengan mendapatkan ribuan like. Menurut David, hal tersebut merupakan rekor like terbanyak dari postingan instagramnya. Dukungan tersebut membuat David da Silva tidak sabar untuk dapat memperkuat kembali Persebaya dalam lanjutan Shopee Liga 1.

Baru Akan Bermain Putaran Kedua

Sepertinya Bonek dan pecinta Persebaya Surabaya lainnya harus bersabar beberapa saat untuk dapat menyaksikan aksi dari David da Silva. Hal tersebut dikarenakan striker asal Brasil tersebut baru akan bermain pada jalannya putaran kedua Shopee Liga 1 Agustus mendatang. Hal tersebut karena proses transfer dari David da Silva berlangsung pada saat bursa transfer Indonesia putaran pertama telah selesai.

Namun begitu, patut dinantikan kembali aksi dari bomber yang memiliki insting mencetak gol yang luar biasa ini. Hal ini sekaligus dapat menjadi sinyal bahaya bagi klub peserta Shopee liga 1 lainnya ketika menghadapi Persebaya Surabaya. Harapan serta dukungan besar dari suporter dan manajemen akan membuat David da Silva tampil habis-habisan untuk membawa Persebaya meraih titel juara liga 1.

Telah Merasa Nyaman dan Kerasan di Surabaya

Meskipun masih tergolong baru bermain di sepak bola Indonesia, David da Silva mengaku sangat nyaman dan kerasan tinggal di Surabaya. Dia menjelaskan bahwa dukungan suporter, keramahan warga Surabaya serta pihak manajemen data sgp yang profesional menjadi alasannya mencintai Persebaya Surabaya. Faktor tersebut dirasa sangat penting karena David juga menginginkan anak dan istrinya merasa nyaman. Sebelum menjalani latihan bersama rekan-rekan satu tim Persebaya Surabaya, David da Silva akan pulang terlebih dahulu ke Brasil. Kepulangan David da Silva tersebut dalam rangka untuk menjemput istri beserta kedua anaknya untuk tinggal di Surabaya. David da Silva berencana untuk sering mengajak anak laki-lakinya bernama Davi untuk melihat latihan tim Persebaya Surabaya.