Category Archives: sepak bola

Klasemen Sementara Shopee Liga 1 2019, Persebaya Geser PSIS dan Bhayangkara FC

Persebaya Surabaya memang dipaksa bermain imbang dengan hasil 2-2 oleh Barito Putera di laga tunda pekan keempat Liga 1 2019 yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada hari Selasa 9 Juli 2019. Hasil imbang itu tidak ada pengaruh besar untuk tim tandang karena klasemen bawah memang cukup jauh skornya. Namun ada pengaruh besar untuk Persebaya yang memang berhasil menggeser papan klasemen atas Liga 1 2019.

Di awal pertandingan, baik Persebaya Surabaya maupun Barito Putera bermain dengan mobilitas dan intensitas yang luar biasa. Di babak pertama itu, kedua tim memang tidak berhasil mencetak gol. Namun pada babak yang kedua, gol tercipta dari dua tim itu. Sebelumnya, Barito Putera memang lebih unggul terlebih dahulu. Keunggulan itu diciptakan pada menit yang ke 70.

Gol tercipta berkat Rafael Silva. Hanya kedudukan itu tidak berlangsung lama karena Persebaya bisa bermain cepat dan akhirnya membalas gol yang terlebih dahulu diciptakan oleh Barito Putera. Persebaya menyamakan kedudukan dan berbalik unggul lewat Damian Lizio di menit 79. Disusul oleh Manu Jalilo0v di menit ke 87. Sayangnya karena kelengahan Persebaya, akhirnya Barito Putera bisa menyamakan kedudukan dan tidak membuat Persebaya jadi membawa 3 poin.

Saat tim tuan rumah lenggah, Barito Putera justru memanfaatkan kelengahan itu dengan baik dibagian lini pertahanan Persebaya. Dimana Rafael Solva berhasil mencetak gol keduanya tepat dimenit ke 90. Meskipun wasit memberikan tambahan waktu setidaknya 3 menit, namun hasil akhir pertandingan tetap imbang dengan skor 2-2. Khusus untuk Barito Putera, tentu satu poin yang ia dapat di Surabaya menjadi hal yang sangatlah penting. Namun untuk posisi klasemen, posisi Laskar Antasari itu tidak ada perubahan sama sekali. Dimana timnya itu berada dibatas ambang aman dengan perolehan 4 poin. Sekarang Barito Putera menduduki urutan ke 15. Berbanding terbalik dengan Barito Putera, Persebaya berhasil naik satu peringkat dan menduduki urutan kedua dengan perolehan satu poin pada laga kandang itu.

Tim yang berjuluk Bajol Ijo itu berhasil menggeser JasaBola PSIS Semarang dan Bhayangkara FC untuk menduduki peringkat 4 dengan perolehan 12 poin. Jumlah poin itu sama dengan Bhayangkara FC yang tepat ada dibawahnya.

Evan Dimas Cemas Menghadapi Persebaya Surabaya

Evan Dimas Darmono, gelandang Barito Putera hingga sekarang masih menjadi pujaan bagi Bonek, para pendukung Persebaya. Terbukti masih banyak yang meminta foto bersama pasca laga kontra Persebaya di SGBT, Surabaya, Kamis 9 Juli 2019. Laga pekan ke-4 itu berakhir dengan skor 2-2. Saat pertandingan berlangsung, nampaknya Evan Dimas masih tetap profesional menghadapi tim yang tidak lain adalah mantan klubnya itu.

Dirinya bahkan tidak sungkan mengatakan bahwa Persebaya masih ada dihatinya. Ia menambahkan jika mimpi untuk bermain bersama Persebaya Surabaya masih kuat. Namun kali ini dirinya harus menepikan semua impian itu terlebih dahulu. Sampai kapanpun,, Evan Dimas masih mencintai Persebaya karena sejak kecil ia berada di Persebaya, tambah evan ketika pertandingan usai.

Sedih dan senang nampaknya ia harus melawan klub yang merupakan asal kotanya sendiri. Ia berusaha untuk tetap profesional meskipun harus melawan mantan klubnya itu. Hanya saja, magnet Evan ketika berlaga di Stadion Gelora Bung Tomo memang tidak sebesar ketika Andik Vermansyah berlaga di stadion yang sama. Kala itu, Andik bersama Madura United memang berhasil menarik suporter besar di stadion yang berkapasitas sebanyak 50 ribu itu.

Sementara duel antara Persebaya dan Barito Putera itu hanya dihadiri oleh 9127 penonton saja. angka itu bisa dipasitkan lebih sedki dibanding laga kandang Persebaya lain di musim kali ini. meskipun  demikian, nampaknya Bonek masih menaruh hatinya untuk Evan Dimas karena memanfaatkan momen itu untuk reuni sejenak dengan menghampiri sang pemain itu.

Laga itu memang tergolong sepi mengingat tidak ada yel-yel, nyanyian ataupun koreo yang diberikan kepada Evan Dimas. Evan Dimas juga berpesan kepada Bonek untuk menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga berharap semoga berbagai dukungan yang diberikan oleh Bonek membuat Persebaya menjadi juara untuk laga itu. Di sisi yang lain, nampaknya Evan Dimas juga mendapat suporter spesial. Dia adalah sang bunda, yaitu Ana Darmono yang memang datang dengan memang jersey timnas Indonesia.

Evan merasa bahwa dukungan yang diberikan dari ibunya membuat semangatnya tambah besar dan berlipat ganda. Ia menambahkan jika ibundanya berperan sebagai pihak netral, yakni tidak mendukung Persebaya dan juga Barito Putera. Evan sendiri memiliki peran yang penting untuk merepot satu poin untuk Barito Putera.

Dia adalah aktor lapangan lini tengah yang membuat Persebaya harus menurunkan tempo serangannya. Sebelumnya, Evan Dimas musim lalu juga hampir bergabung dengan Persebaya karena memang kontraknya dengan Selangor FA sudah habis. Hanya saja mantan kapten Timnas Indonesia U19 itu memutuskan untuk bergabung dengan Barito Putera.

Berhasil Cetak Gol Perdana, Damian Lizio Sedih Karena Persebaya Harus Gagal Menang

Akhirnya, Damian Lizio berhasil mencetak gol perdana di Shopee Liga 1 2019 untuk Persebaya Surabaya. Momen tersebut terjadi ketika timnya itu menjamun Barito Putera di pekan keempat yang bertepat di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa 9 Juli 2019. Gol yang ia ciptakan itu merupakan hasil umpan trik yang dilakukan oleh Ruben  Sanadi.

Gol tercipta pada menit ke 79. Sayangnya, gol perdana itu tidak membawa Persebaya mengamankan poin penuh pada laga yang ketat itu. Bahkan Barito Putera berhasil mencuri poin karena laga berakhir dengan skor imbang, 2-2. Gol yang diciptakan Persebaya lainnya datangnya dari Manuchehr Jalilov pada menit yang ke 87. Sedangkan dua gol Barito Putera disumbangkan oleh Rafael Silva sekaligus di menit 70 dan 90. Sebelumnya, Persebaya memang sempat tertinggal oleh Barito Putera. Dua gol yang diciptakan Persebaya membuat tim itu berada diatas angin. Sayangnya, Silva berhasil mencetak gol penyeimbang dan menggagalkan kemenangan milik Persebaya. Padahal sebelumnya, pelatih Persebaya sudah menargetkan berhasil membawa 3 poin kemenangan dengan menumbangkan Barito Putera di kandang.

Barito Putera Membuat Kejutan Setelah Tahan Perseru Badak Lampung

Pelan namun pasti akhirnya Barito Putera bisa bangkit dengan pasti. Rizki Pora dan kawan-kawan mulai berhasil mendulang poin kemenangannya. Lewat pertandingan 1xbet Jumat, 5 Juli 2019 tadi, mereka berhasil menahan Badak Lampung yang merupakan tuan rumah dengan skor 3-3 di klasemen pekan ketujuh Shopee Liga 1 2019 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.

Raihan poin tersebut tentu tidak bisa lepas dari pelatih baru, Yunan Helmi. Ini merupakan tampilan epik kali kedua dari impresif Barito Putera yang kedua kalinya semenjak Yunan menggantikan Jcksen Tiago yang mengundurkan diri. Yunan Helmi langsung memimpin LASKAR ANTASARI dengan mengondol angka di kandang PSIS Semarang pekan keenam silam dengan skor imbang 0-0 pada 30 Juni 2019.

Yunan Helmi berkata jika pemain memang bermain bagus sesuai strategi yang sudah ia siapkan sebelumnya. pertandingan hari itu sangaty menarik dan kami  bisa saling membahas gol dengan tim tuan rumah. Pelatih yang juga merupakan asisten pelatih timnas U 23 tersebut juga menilai jika proses saling mengejar poin yang ada menjadi bukti spirit dan juga mental bertanding skuat Barito yang sudah mulai pulih akibat luka lamanya.

Laga tersebut menjadi bukti keganasan kembali striker senior Samsul Arif Munip setelah ia belum mampu lima pekan menyumbangkan gol untuk tim kesayangannya tersebut. Dimana striker tersebut di pertandingan melawan Badak Lampung tesebut berhasil mencetak dua gol sekaligus, yakni ,menit yang ke 13 dan 45.

Samsul Arif berkata ini adalah berkat bantuan semua teman yang bergabung dalam Barito Putera yang akhirnya mau bertekad untuk bangkit dan bermain dengan sebaik mungkin. Ia mengakui bahwa merebut poin memang tidak semudah yang dibayangkan. Namun dengan kebersamaan yang ia lalui bersama teman dan juga keyakinannya bersama teman akhirnya menjadi modal terbaik untuk mencetak gol.

Perseru Badak Lampung Tidak Berhasil Mengalahkan Barito Putera

Akhirnya Perseru Badak Lampung memang harus puas dengan hasil bermain di malam ini dengan skor 3-3 melawan Barito Putera di Stadion Pemuda, Lampung, Jumat. Meskipun gagal mengalahkan tim tamu, Jan Sarragih selaku pelatih memberikan apresiasi yang sangat besar untuk anak buahnya tersebut. Khususnya kinerja pemainnya yang lebih dari apa yang ia prediksi sebelumnya.

Dalam laga tadi, kedua tim memang memberikan perlawanan yang begitu sengit. Tidak heran permainan keduanya memang sangat agresif dan kejar-kejaran poin terus terjadi selama 90 menit pertandingan. Pertandingan ini tentu membuat riuh penonton pendukung kedua tim sangat terasa. Bagaimana tidak, kedua tim kesayangannya tersebut beradu keringat untuk menentukan mana yang terbaik dan berhasil membawa poin kemenangan.

Gol Tercipta Untuk Kedua Tim

Gol yang diciptakan oleh Perseru Badak Lampung disumbangkan oleh Fransisco Torres di menit yang ke 35 dan juga Fernandhinho di menit yang ke 38. Kedua gol awal tersebut tercipta di menit pertandingan babak pertama. Sedangkan dipihak Barito Putera golnya diciptakan oleh Samsul Arif di menit yang ke 13 dan juga Syahria Mustofa di menit yang ke 51.

Gol yang diciptakan oleh Syahria Mustofa ini adalah gol bunuh diri. Jan Saragih menambahkan jika ia mengerti bahwa hasil pertandingan tersebut memang belum maksimal. Namun ia memberi apresiasi yang begitu besar kepada semua staf dan juga pemain yang mendukung pemain di hari ini. hasil pertandingan hari ini adalah hasil komitmen dari tim dan juga semua staff. Jadi tidak heran jika Jan Saragih cukup puas dan memberi apresiasi yang tinggi.

Selanjutnya, Jan Saragih juga meminta supporter untuk berada di barisan yang ideal alias harus terus bersabar. Mantan pelatih Persija Jakarta tersebut juga menambahkan ia akan berjanji memberikan yang terbaik dengan cara memperbaiki semua permainan timnya. Selanjutnya ia juga berharap agar jalur kemenangan untuk timnya terus dipermulus ke depannya.

Tentu saja ia juga menambahkan persiapan tersebut tentu saja juga membutuhkan waktu yang tidak sedikit agar kesalahan yang ia lakukan juga bis diperbaiki semaksimal mungkin. Hasil pertandingan ini membuat Perseru Badak Lampung naik satu peringkat ke posisi 10 dengan raihan poin sebanyak tujuh poin. Dibabak yang selanjutnya, nampaknya Badak Lampung harus ekstra hati-hati. Pasalnya ia harus menantang tim Persipura Jayapura di 9 Juli 2019 nanti.

Hasil pertandingan Perseru Badak Lampung Belum Konsisten

Meskipun Jan Saragih memberi apresiasi yang cukup besar, namun tetap saja pelatih tersebut sangat menyayangkan hasil imbang dari pertandingan timnya tersebut. Menurutnya, ada skema permainan yang sayangnya tidak bisa dikembangkan dengan untuk laga tersebut. Ia menambahkan skema yang ia ciptakan tadi ada yang berjalan dengan baik.

Namun ada juga yang berjalan tidak sesuai harapan. Ia menambahkan hanya masalah waktu saja yang membuat pertandingannya tidak bisa sesuai dengan harapan yang ia inginkan. Raihan pertandingan yang imbang melawan Barito Putera tersebt menjadi kali pertama yang diraih oleh Perseru Badak Lampung. Sebelumnya Abdul Rahman Lestaluhu meraih dua kemenangan dan empat kali kekalahan.

Drama 6 Gol Yang Membuat Barito Putera Bisa Mengimbangi Perseru Badak Lampung

Statusnya menjadi tim tamu tidak lantas membuat Barito Putera harus bermain dengan tertekan atas tuan rumah Perseru Badak Lampung. Laskar Antasari tersebut langsung berhasil membuka keunggulannya dengan aksi yang dilakukan oleh Samsul Arif. Dimana ia melepaskan tendakan yang mampu merobek hawang Perseru Badak yang dikawal oleh Daryono

Gol tadi akhirnya membuat Badak Lampung mulai terusik dan bermain dengan sedikit tertekan. Di menu yang ke 35, publik tuan rumah akhirnya bergemuruh karena menyambut gol yang diciptakan oleh Fransisco Wagsley. Tiga menit berselang setelah gol tersebut, Perseru Badak Lampung berbalik unggul karena tendangan Fernandinho masuk gawang Barito Putera.

Menjelang berakhirnya babak pertama, tepatnya di tambahan waktu menit ketiga, Barito Putera berhasil mencetak gol sebagai penyeimbang. Samsul Arif lagi-lagi menjadi eksekutor untuk gol kedua tersebut. Memasuki babak kedua, Barito Putera mengambil inisiatif menyerang dan bisa mencetak gol di menit ke 53 melalui gol bunuh diri yang dilakukan oleh Syahria Mustofa.

Pertandingan tambah sengit memasuki menit ke 67. Wasit menunjuk titik warna putih sebagai pelanggaran berat dan kotak yang terlarang. Fransischo Wagsley sebagai eksekutor berhasil menambah gol dengan baik.

Kembalinya Sang Predator Gol, David Da Silva ke Surabaya

Brasil merupakan salah satu negara penghasil pemain sepak bola kelas dunia. Mulai dari Pele, Ronaldo Nazario, Ronaldinho, Rivaldo, Kaka, dan Neymar merupakan pemain dengan skill tingkat tinggi. Terlepas dari nama-nama tenar tersebut, banyak juga pemain Brasil lain yang mencoba peruntungan untuk merumput di sepak bola Asia Tenggara termasuk di liga Indonesia.

Salah satu pemain Brasil yang mencoba peruntungan bermain di liga Indonesia adalah David da Silva. Persebaya adalah klub yang beruntung mendapatkan servis dari pemain Brasil tersebut. Pada musim pertamanya, David da Silva tampil cukup menjanjikan selama musim kompetisi liga Indonesia berlangsung akan tetapi pada akhir musim dia memilih hengkang dan bergabung dengan klub di luar Indonesia.

Perjalanan Karir David Da Silva

Pada awal kedatangan David da Silva ke Indonesia, dia bermain untuk membela tim Bhayangkara FC pada turnamen pra musim. Pada turnamen tersebut penampilan David bersama Bhayangkara FC bisa dibilang tidak terlalu gemilang. Tak kunjung menemukan performa terbaiknya, pihak manajemen Bhayangkara FC memutuskan untuk tidak memperpanjang lagi kontrak pemain kelahiran Sao Paolo tersebut.

Tidak perlu menunggu waktu yang lama bagi David da Silva untuk mendapatkan klub baru. Persebaya Surabaya selaku tim promosi melihat potensi pada diri David da Silva sebagai juru gedor dan langsung menyodorkan kontrak untuk mengarungi liga 1 musim 2018. Pada musim tersebut David mampu melesakkan 20 gol akan tetapi dia memutuskan untuk meninggalkan klub pada akhir musim kompetisi.

Sebelum bermain untuk klub liga Indonesia, David da Silva pernah merintis karir di negara-negara lain. Beberapa tim yang pernah Ia bela adalah tim Al Khor yang bermain di liga utama Qatar. Pada musim tersebut, David da Silva berhasil mencetak 11 gol. Selain itu, David da Silva juga pernah berkarir di liga profesional Malta dengan membela tim Birkirkaka FC sebagai tim pertama yang ia bela dalam karirnya.

Persebaya Merekrut Kembali David Da Silva

Setelah kepergian David da Silva, Persebaya Surabaya segera mencari pengganti yang sepadan. Amido Balde menjadi rekrutan klub Bajul Ijo untuk mengisi kekosongan posisi striker asing sepeninggal David da Silva. Pada turnamen pramusim bisa dibilang Balde berhasil tampil cemerlang hingga mengantar Persebaya Surabaya mencapai final. Namun cedera dan indisipliner menjadi titik lemah dari Balde.

Pada Liga 1 musim ini Persebaya memang telah mendapatkan striker Manu Jalilov yang memiliki kualitas mumpuni. Namun apa hendak dikata, dalam beberapa laga awal liga Persebaya banyak mendapatkan hasil minor baik laga kandang atau laga tandang. Hingga pada akhirnya pihak manajemen membuat keputusan mengejutkan untuk mendatangkan kembali David da Silva untuk menjadi juru gedor tim bajul ijo.

Kecintaan David Da Silva Pada Surabaya

Berlabuhnya David da Silva ke Persebaya Surabaya seperti menjadi sebuah kado yang indah untuk ulang tahun Bonek yang ke 92. Seperti yang diketahui, David da Silva merupakan salah satu pemain yang paling dicintai dan dirindukan oleh kelompok suporter klub Bajul Ijo tersebut. Hal itu tak terlepas dari penampilan gemilang yang ditunjukan David pada musim pertamanya membela Persebaya Surabaya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh David da Silva kepada para pendukung setia Persebaya Surabaya. David mengaku meskipun ia telah pergi memperkuat tim asal Korea Selatan, namun hatinya akan selalu dekat dengan klub asal Surabaya tersebut. Kedekatan David da Silva dengan suporter Persebaya Surabaya juga dapat terlihat dari instagram pribadinya yang masih sering dikunjungi oleh pada Bonek.

David juga mengungkapkan bahwa ucapan ulang tahun kepada klub Persebaya Surabaya mendapatkan banyak respons yang positif dari pendukung dengan mendapatkan ribuan like. Menurut David, hal tersebut merupakan rekor like terbanyak dari postingan instagramnya. Dukungan tersebut membuat David da Silva tidak sabar untuk dapat memperkuat kembali Persebaya dalam lanjutan Shopee Liga 1.

Baru Akan Bermain Putaran Kedua

Sepertinya Bonek dan pecinta Persebaya Surabaya lainnya harus bersabar beberapa saat untuk dapat menyaksikan aksi dari David da Silva. Hal tersebut dikarenakan striker asal Brasil tersebut baru akan bermain pada jalannya putaran kedua Shopee Liga 1 Agustus mendatang. Hal tersebut karena proses transfer dari David da Silva berlangsung pada saat bursa transfer Indonesia putaran pertama telah selesai.

Namun begitu, patut dinantikan kembali aksi dari bomber yang memiliki insting mencetak gol yang luar biasa ini. Hal ini sekaligus dapat menjadi sinyal bahaya bagi klub peserta Shopee liga 1 lainnya ketika menghadapi Persebaya Surabaya. Harapan serta dukungan besar dari suporter dan manajemen akan membuat David da Silva tampil habis-habisan untuk membawa Persebaya meraih titel juara liga 1.

Telah Merasa Nyaman dan Kerasan di Surabaya

Meskipun masih tergolong baru bermain di sepak bola Indonesia, David da Silva mengaku sangat nyaman dan kerasan tinggal di Surabaya. Dia menjelaskan bahwa dukungan suporter, keramahan warga Surabaya serta pihak manajemen data sgp yang profesional menjadi alasannya mencintai Persebaya Surabaya. Faktor tersebut dirasa sangat penting karena David juga menginginkan anak dan istrinya merasa nyaman. Sebelum menjalani latihan bersama rekan-rekan satu tim Persebaya Surabaya, David da Silva akan pulang terlebih dahulu ke Brasil. Kepulangan David da Silva tersebut dalam rangka untuk menjemput istri beserta kedua anaknya untuk tinggal di Surabaya. David da Silva berencana untuk sering mengajak anak laki-lakinya bernama Davi untuk melihat latihan tim Persebaya Surabaya.